LOGIN PADAMU NEGERI KEMDIKBUD DENGAN PASSWORD OTOMATIS

"Untuk mendorong peningkatan terhadap penguasaan Teknologi Informasi (Internet) bagi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan di sekolah. Kami sangat sarankan agar para Pendidik dan Tenaga Kependidikan didorong untuk melaksanakan proses keaktifan NUPTK/PegID (cetak Kartu Identitas PTK) secara lebih mandiri. Bilamana mereka masih merasa belum percayadiri dapat dipandu dan dibimbing/didampingi terlebih dahulu dalam mengoperasikan Layanan Padamu Negeri menggunakan akun login individu masing-masing.

Padamu Negeri tidak hanya bertujuan untuk kepentingan pengelolaan data yang lebih cepat, mudah, nyaman dan akurat saja. Namun juga memuat nilai tambah sebagai media pembelajaran praktis untuk peningkatan mutu SDM Pendidikan dalam penguasaan Teknologi Informasi dengan lebih tepat guna dan terjangkau:.

Rekan-rekan Admin/Operator Sekolah pasti mengenal kalimat di atas. Ya, itulah dua paragraf yang sekarang bisa dijumpai saat kita membuka situs PADAMU NEGERI KEMDIKBUD. Sebuah niat yang mulia. Bahkan, sangat mulia.

Sayangnya, kenyataan di lapangan tidaklah demikian adanya. Setidaknya, itulah yang saya hadapi di sekolah saya. Dan sebagai Ketua Jaringan Operator Sekolah (JOS) Kecamatan Paninggaran, saya tahu betul bahwa kondisi di 26 SD lainnya tidak jauh berbeda. Kalaupun ada PTK yang mengelola sendiri akun PTK-nya, jumlahnya sangat-sangat sedikit.
Bagi rekan-rekan Admin/Operator Sekolah, selain menangani akun PTK punya sendiri dan yang pasti, akun sekolah, barangkali juga menangani akun PTK lainnya. Tentu akan sangat merepotkan apabila harus memasukkan (apalagi mengingat) password beberapa PTK. Belum lagi akun siswa sejumlah minimal 30 siswa.

Tutorial ini lebih ditujukan kepada rekan-rekan Operator Sekolah yang menangani beberapa akun, seperti yang saya sebutkan di atas. Dengan fasilitas pengingat password dari peramban atau browser yang kita gunakan, login di PADAMU NEGERI KEMDIKBUD akan lebih efektif dan efisien. Di sini, saya menggunakan browser Mozilla Firefox.

Langkah Pertama: 
Login di situs PADAMU NEGERI KEMDIKBUD di http://padamu.siap.web.id/. Bisa klik DI SINI. Pilih Login PTK.
Langkah Kedua:
Masukkan NUPTK dan password, lalu pilih Masuk.
 

Sesaat setelah tombol Masuk ditekan, di sisi kiri, akan muncul peringatan. Karena saya menggunakan Mozilla berbahasa Inggris, peringatan yang muncul juga dalam Bahasa Inggris. Peringatan dalam kalimat tanya tersebut kurang lebih bermakna: "Apakah kamu ingin mengingat password untuk username tersebut pada situs siap-online.com?" Secara default, yang ditampilkan adalah pilihan Remember Password atau Ingat Password. Klik tombol tersebut.

Jangan lupa, gunakan fasilitas Remember Password ini hanya di komputer/laptop pribadi saja. Bila kita menggunakan komputer umum, di kantor atau warnet misalnya, sangat tidak dianjurkan untuk menekan tombol tersebut. Sebaliknya, klik segitiga kecil untuk menampilkan pilihan Never atau Tidak Pernah.
 
 
Oh ya, durasi peringatan tersebut hanya beberapa detik dan akan hilang pada saat situs yang kita buka sudah selesai loading-nya. Sehingga, penekanan tombol harus segera dilakukan.
 
Langkah Ketiga:
Di beranda, saya memasukkan data baru berupa Riwayat Mengajar Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015. Seperti terlihat pada gambar, di bagian atas muncul peringatan untuk membuat data menjadi permanen. Hal ini akan selalu muncul manakala kita melakukan perubahan/update data dimana nantinya kita akan mencetak formulir S12a untuk divalidasi Admin Dinas Kabupaten/Kota yang kemudian akan menerbitkan S13 sebagai bukti data telah dipermanenkan (lebih lanjut tentang S12a dan S13 dapat dibaca DI SINI). 
 
Bila tidak perlu melakukan apapun di Beranda, pilih Logout di sudut kanan atas.
 
 
 
Langkah Keempat:
Pilih PADAMU NEGERI KEMDIKBUD untuk kembali ke login. 
 
Catatan : dalam beberapa kasus, kita terkadang memilih Komunitas sehingga tampilan nantinya akan berbeda, Beberapa rekan operator di grup facebook terkadang menanyakan hal tersebut.  
 
Pilih login PTK seperti pada Langkah Pertama.
 
 
Langkah Kelima:
Username yang tadi digunakan adalah NUPTK 7543760662200003. Ketikkan angka pertama, yaitu 7 (nomor 1). Karena ada 2 PTK di SD saya yang NUPTK-nya berawalan 7, maka kedua NUPTK tersebut muncul. Pilih NUPTK yang sesuai (nomor 2) yang ditandai dengan warna yang berbeda. Selain dengan mengetikkan angka awal, cara lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan copy-paste (copas) NUPTK ke dalam kolom username.
 
 
Pada saat NUPTK yang cocok kita klik (yang ditandai dengan warna yang berbeda pada nomor 2 di atas),  secara otomatis, password dari NUPTK yang telah tersimpan di browser akan langsung ditampilkan. Selanjutnya, tombol Masuk bisa ditekan untuk selanjutnya kita melakukan update data di akun tersebut.



Catatan:
Password otomatis tersebut akan lebih mudah dimanfaatkan apabila kita login menggunakan email. Cukup dengan mengetikkan dua huruf depan, maka daftar email sebagai username yang telah kita simpan password-nya akan langsung ditampilkan. Karena saya pernah menyimpan password untuk akun SD saya dan 2 SD lainnya yang pernah saya tangani kasusnya, semua email ditampilkan. Seperti tampilan berikut:


 Demikian tutorial singkat ini. Semoga bermanfaat!

Salam Kreatif!

Artikel Terkait



  • Digg
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 0 komentar:

    Poskan Komentar

    Terima kasih atas komentar Anda. Silahkan kunjungi blog saya secara berkala

    Next previous home