Kisah Burung Pemalas yang Menukar Bulunya Demi Makanan

Suatu ketika ada seekor burung yang sedang bernyanyi di tengah hutan. Tiba-tiba lewatlah seorang petani, burung itu menghentikannya dan bertanya, "Apa isi kotak yang sedang Anda pegang dan kemana Anda akan pergi?" petani itu menjawab bahwa isi dari kotak tersebut adalah cacing dan Ia berencana ke pasar untuk menukarnya dengan beberapa bulu.
Burung itu berkata, "Saya memiliki banyak bulu. Aku akan memetiknya satu dan memberikannya kepada Anda dan aku pun tidak harus repot-repot mencari cacing." Petani itu mengiyakan dan memberikan cacing untuk burung itu dan sebagai imbalannya, bulu burung itu dipetik. 
Hari-hari berikutnya kejadian yang sama pun terjadi, hari demi hari dan seterusnya burung itu menukar bulunya dengan cacing sampai akhirnya burung tersebut tidak memiliki bulu sama sekali. Sekarang burung itu tidak bisa terbang dan berburu cacing lagi. Penampilan juga menjadi jelek dan Ia sudah berhenti bernyanyi. Dalam waktu yang tidak lama burung itu akhirnya meninggal.

Apa moral dari cerita inspirasi ini?
Moral dari cerita ini cukup jelas. Apa yang burung pikir selama ini adalah cara yang paling gampang untuk mendapatkan makanan ternyata justru membuat keadaannya menjadi lebih sulit. Bukankah hal ini juga terjadi dalam kehidupan kita?

Banyak orang memilih cara yang lebih mudah dan jalan pintas, namun akhirnya berakhir menjadi lebih sulit dan keras. Nikmati setiap proses yang ada, meskipun itu sulit, karena kita tidak akan tahu pelajaran apa yang kita dapat di kemudian hari.
 

Artikel Terkait



  • Digg
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    Terima kasih atas komentar Anda. Silahkan kunjungi blog saya secara berkala

    Next previous home